"

Ada yang menarik dari dr. Oz sore ini. Audiens diberikan secarik kuesioner, dimana semakin banyak ia menjawab ‘ya’ menurut dokter semakin sehat jiwanya. 2 diantara 7 pertanyaan tersebut adalah ‘apakah anda menilai positif diri sendiri’ dan ‘apakah anda menilai positif orang lain’, kurang lebih demikian.

Ah, bukankah Islam sudah mengajarkan. Jangan berburuk sangka. Berbaik sangkalah kepada sesama, kepada Allah. Jangan iri kepada saudaramu, jangan menyimpan dengki. Bukankah Allah tidak pernah bermaksud buruk pada hambanya? Ternyata secara medis, hal itu juga baik untuk kejiwaan kita.

Subhanallah. Belajar lagi memelihara jiwa. Semangaaat :))

"

"Sudah banyak kematian disekitar kita. Mengapa kita tidak paham dan belajar sama sekali. Apa mesti menjelang mati dulu baru paham dan mengerti?"

-

Evaluasi diri pada setiap perbuatan. Apakah diri sedang mencari pembenaran dalam setiap tindakan, atau mencari kebenaran?

(via kurniawangunadi)

(via catatanbesarku)

hijabigirls:

“Your daughter is entrusted to you by the Allah Almighty, so look after her well. But your daughter in law is entrusted to you by BOTH the Almighty as well as her family, so fulfil the trust with greater care.” -Mufti Ismail Menk

hijabigirls:

“Your daughter is entrusted to you by the Allah Almighty, so look after her well. But your daughter in law is entrusted to you by BOTH the Almighty as well as her family, so fulfil the trust with greater care.” -Mufti Ismail Menk

(via raudatuljannah)

Six ways to earn even after death

honeybeekim:

  • Give a copy of Quran to someone. Each time one reads from it, you gain.
  • Donate a wheelchair to a hospital. Each time sick person uses it, you gain.
  • Participate in building a masjid.
  • Place watercooler in a public place.
  • Plant a tree. You gain whenever a person or animal sits in its shade or eats from it.
  • And the easiest of all, share this message with people. Even 1 applies any of the above, you gain.

(via awalale)

tazy-izzati:

:”)

tazy-izzati:

:”)

(Source: )

 

 

(Source: prinzchal)

(Source: superbmother, via tazy-izzati)

"A good relationship is when two people accept each other’s past, support each other’s present, and love each other enough to encourage each other’s future. So don’t rush love. Find a partner who encourages you to grow, who won’t cling to you, who will let you go out into the world, and trust that you will come back. This is what true love is all about."

-

More? (via yanilavigne)

:”)

(Source: stevenrosas, via tazy-izzati)

"Dalam mempersiapkan segala sesuatu, misalnya menikah, janganlah ditunggu hingga siap 100%. Selain karena tidak ada yang mungkin bisa tahu sejauh mana dan kapan yang disebut sebagai ‘siap 100%’ itu, kita pun hendaknya memang sengaja membuat celah untuk memelihara diri agar dapat selalu terbuka terhadap pembelajaran-pembelajaran baru. Celah itu yang nantinya akan membuat kita merasa butuh terus kepada Allah."

- Urfa Qurrota ‘Aini (via superbmother)

(via annisaadejanira)

greaterland:

Germany

cc : You 

(via annisaadejanira)

"Carilah suami yang kamu tahu akan mencintaimu dalam jangka panjang (selamanya). Bukan hanya mencintai ketika kamu sekarang cantik."

-

Mas Yusuf

(via kurniawangunadi)

(Source: jagungrebus, via kurniawangunadi)

"Carilah suami yang kamu tahu akan mencintaimu dalam jangka panjang (selamanya). Bukan hanya mencintai ketika kamu sekarang cantik."

-

Mas Yusuf

(via kurniawangunadi)

(Source: jagungrebus, via kurniawangunadi)

"Everything is about timing. Yes, timing is everything."

-

and Allah’s timing is perfect

(via kurniawangunadi)

"Penting untuk kita tahu bagaimana cara kita melihat dunia. Bagaimana dunia melihat kita, itu tidak penting. Bagaimana Allah melihat kita, itu lebih penting."

-

kurniawangunadi

(via kurniawangunadi)

Untuk Sementara Waktu

KIta masing-masing sendiri untuk sementara waktu. Kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita pertahankan saat ini. Untuk sementara waktu saja. KIta biarkan hidup kita berjalan sendiri-sendiri. Meski kita merasakan hal yang sama saat ini. Biarkan saja itu mengalir seperti hujan yang jatuh. 

Tidak perlu memaksakan waktu untuk bersama. Padahal waktu kita belum sampai. Tuhan menyampaikan pesan-Nya agar kita menjaga diri untuk sementara waktu. Kan semua hanya sementara?

Jika kamu kehilangan sabar. Aku mungkin akan kehilanganmu. Untuk sementara waktu jagalah hati kita masing-masing tetap berada pada tempatnya. Tetap berada pada perlindungannya. Sampai waktu dimana dia harus diberikan dan diterima oleh orang lain. Sampai waktu dimana kita akan menerima hal yang sama pula dari orang lain.

Untuk sementara waktu. Bersabarlah. Karena kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita perjuangkan saat ini. Bukankan untuk sementara waktu saja. Tidak lama, tidak akan menghabiskan seluruh hidup kita bukan?

(c)KurniawanGunadi